MASIH TERASAKAH RASA SAYANGMU
Setiap memandang jauh keluar jendela, berharap dapat melihatmu di sana. Dengan bias tatapan mata yang tajam menghujam jantung, dengan senyum khas indah yang terkembang, atau hanya sekedar sapa "hai" yang mengalun lembut dari pesona bibirmu. Namun apa yang kudapati? Tak jua nampak hadirmu. Kemanakah kamu akhir-akhir ini? Seperti lenyap tertelan bumi. Pergi tak pamit, bahkan satu kata "bye" pun tak sempat terucap.
Coba sebutkan satu saja apa salahku hingga kau meninggalkanku? Atau aku memang salah karena hanya ingin menjadikanmu sahabat? Jelas tanya itu memenuhi penjuru ruang hatiku.
Lalu sepenggal kata kulihat samar melalui jendela, "AKU YANG SALAH KARENA TELAH MENCINTAIMU"
